Timor Leste Tangkap Dua WNI, Warga Perbatasan Bereaksi

Timor Leste Tangkap Dua WNI, Warga Perbatasan Bereaksi

SHARE
????????????????????????????????????

Publik-News.com – Otoritas Timor Leste menangkap dua WNI yang merupakan warga Nusa Tenggara Timur (NTT). Atas penangkapan tersebut, warga Belu, NTT membentuk solidaritas mendesak pemerintah daerah setempat melakukan pembelaaan dan memulangkan dua WNI yang saat ini tengah ditahan otoritas Timor Leste.

Mereka mengancam akan melakukan unjuk rasa besar-besaran di pos perbatasan RI-Timor Leste di Belu, NTT.

“Kami sudah sepakat jika tidak ada tanggapan dari pemerintah daerah atau dari pemerintah propinsi, maka kami akan berunjuk rasa di pos Mota Ain untuk menuntut kepulangan keluarga kami yang ditahan oleh polisi Timor Leste,” ujar Ketua Lembaga Peduli Masyarakat Timor Indonesia Cabang Kepulauan Belu, NTT, Mariano Parada di NTT, Senin (3/10/2016).

Parada mengatakan polisi Timor Leste tidak memiliki alasan untuk menangkap dua WNI yang bernama Anoneita Goncalves dan Tomasia Elisa Tilman itu. Pasalnya, kedua warga Atambua tersebut memiliki surat keimigrasian yang lengkap.

Parada mengingatkan pemerintah Indonesia bersama pemerintahan Timor Leste pernah menandatangani perjanjian membebaskan warga kedua negara saling mengunjungi sepanjang memiliki kelengkapan surat administrasi yang berlaku. Ia menilai pemerintah Timor Leste tidak memegang teguh perjanjiannya dengan pemerintah Indonesia yang saat itu dilaksanakan di Bali.

“Dalam perjanjian tersebut diantaranya, demi menjaga adat istiadat antar kedua negara yang warganya mempunyai hubungan darah,” kata Parada. (Ahmad)

Comment