Tokoh Poros Muda Partai Golkar Tuntut Setya Novanto Cabut Dukungan dari Ahok

Tokoh Poros Muda Partai Golkar Tuntut Setya Novanto Cabut Dukungan dari Ahok

SHARE

Publik-News.com – Pengurus DPP Partai Golkar terus memanas dan didesak sejumlah kadernya agar mencabut dukungan dari Calon Gubernur Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta.

Ahmad Doli Kurnia, tokoh Poros Muda Partai Golkar mengatakan sudah saatnya lembaga atau dewan Partai Golkar yang ada dan dibentuk pada periode ini, segera mengggelar rapat, memberikan saran serta pertimbangan kepada DPP.

“Dewan-dewan itu kan dibentuk untuk ada tugas dan fungsinya,” kata Doli yang juga mantan Ketua Umum DPP KNPI ini.

Menurut Doli, di dalam AD/ART, tugas Dewan Kehormatan adalah memberikan pertimbangan, terutama berkaitan dengan hal normatif dan etis, menjaga agar doktrin kekaryaan, paradigma baru, dan seluruh nilai kepartaian dan ke-Indonesiaan tetap tegak dan senantiasa berkembang dalam tubuh partai.

“Jadi ini momentum Dewan Kehormatan menunjukkan eksistensinya. Apalagi Dewan ini diketuai oleh Pak BJ Habibie, yang adalah tokoh, sesepuh partai, yang juga adalah pendiri ICMI. Ada juga di situ pak Akbar Tandjung, yang pernah menjadi ketua umum,” katanya

Lebih lanjut, Doli mengingatkan pentingnya tugas Dewan Pembina untuk memberikan pertimbangan politis makro strategis kepada DPP, terkait dampak negatif bila Golkar tetap mendukung Ahok

“Saya sebagai kader Golkar sekali lagi meminta dengan hormat dan kesadaran penuh kepada DPP Partai Golkar untuk mencabut dukungannya kepada saudara Ahok pada Pilgub DKI. Apa untungnya kita berada di depan melindungi orang yang terang-terangan sudah melakukan penistaan agama dan menjadi sorotan serta amarah publik,” cetusnya.

Dikatakannya, perilaku Ahok yang juga mantan Bupati Belitung dan mantan politisi Partai Gerindra ini sama sekali bertentangan dengan nilai-nilai, visi dan misi, paradigma, serta doktrin yang selama ini dikembangkan dalam tubuh Partai Golkar yang saat ini dipimpin Setya Novanto itu.
(Taufik)

Comment