Tokoh Tionghoa Ini Akui Ahok Bukan Orang Baik dan Bersih

Tokoh Tionghoa Ini Akui Ahok Bukan Orang Baik dan Bersih

SHARE

Publik-News.com – Tokoh keturunan Tionghoa, Lieus Sungkharisma mengakui jika Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kerap melakukan pelanggaran hukum dari setiap kebijakannya selama memimpin DKI.

Hal itu ia katakan menyusul adanya Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang mencabut izin reklamasi Pulau F, I, dan K di Teluk Jakarta yang dikeluarkan Pemprov DKI.

“Ini satu lagi bukti Ahok itu bukan orang baik dan bersih,” kata Lieus Sungkharisma yang juga Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), dalam pesan tertulis, Sabtu (18/3/2017) di Jakarta.

Lieus menyebut kepemimpinan Ahok selalu mementingkan pihak pemodal dengan memuluskan proyek Reklamasi. Menurut Lieus, niat busuk, tak akan bisa ditutupi oleh apapun

“Kebusukan tak bisa lagi ditutup-tutupi. Kinilah saatnya kebenaran harus menang,” katanya.

Lieus mengatakan Ahok menjalankan pemerintahan DKI bagaikan memimpin perusahaan milik pribadi. Sehingga, kata dia, aturan yang mengharuskan  melakukan proses konsultasi publik dengan benar dalam penyusunan kajian analisis dampak lingkungan (Amdal) dilabrak oleh Ahok

Padahal, kata dia, atauran itu sidah jelas tertuang dalam Pasal 30 UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Sudahlah. PTUN kan sudah memutuskan bahwa proyek reklamasi itu melanggar hukum dan lebih besar kerugian yang ditimbulkannya ketimbang manfaatnya. Lebih baik energi dan uang Pemprov digunakan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat Jakarta daripada terus menerus berperkara di pengadilan,” ujar Lieus.(Fq)

 

 

SHARE
Comment