Tolak HTI Dibubarkan, Gerindra Sebut Jokowi Otoriter

Tolak HTI Dibubarkan, Gerindra Sebut Jokowi Otoriter

SHARE

Publik-News.com – Partai Gerindra menolak keputusan pemerintah membubarkan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Gerindra menganggap keputusan ini sebagai tindakan yang otoriter.

“Sangat prihatin dimulainya langkah otoriter oleh sebuah pemerintah Indonesia di era reformasi dan demokrasi tapi masih melakukan langkah persis seperti langkah pemerintah Indonesia 60 tahun yang lalu, yakni di akhir orde lama dan awal orde baru,” kata Juru bicara Fraksi Partai Gerindra Sodik Mujahid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/7/2017).

Maka itu, Sodik mengajak semua masyarakat Indonesia untuk menolak diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang dianggap sebagai pemicu dari adanya tindakan kesewenang-wenangan pemerintah.

“Pembiaran Perppu apalagi diperkuat menjadi UU merupakan sebuah set back pembangunan demokrasi di Indonesia yang sudah dibangun dengan susah dan dengan segala pengorbanan. Perpu ini akan memakan korban-korban selanjutnya yakni kelompok kelonpok kritis khususnya yang berbeda pendapat dengan pemerintah,” katanya.

Sodik menyarankan HTI segera melakukan upaya hukum atas keputusan pembubaran ini. (Fq)

 

 

 

SHARE
Comment