“Total Marketing” Dubes Yuddy Chrisnandi

“Total Marketing” Dubes Yuddy Chrisnandi

SHARE

Publik-News.com – Udara dingin minus 23 derajat celcius menyergap rombongan Duta Besar Indonesia untuk Ukraina saat menjejakan kaki di kota Kharkiv Rabu 28 Februari 2009. Hampir lima jam di memandangi hamparan salju dari atas kereta api — jarak tempuh dari ibukota Kiev Ibukota Ukraina ke kota Kharkiv.

Kharkiv yang berpenduduk sekitar 1,5 jt ini dulunya ibukota Ukraina saat era Uni Soviet serta kota industri terbesar di Ukraina. “KBRI tengah menjajaki Sister City, mungkin dengan Bandung atau Surabaya,” ungkap tokoh HMI ini sebagaimana yang dituliskan oleh Egy Massadiah _executive member_ “Indonesia House Ukraina” kepada wartawan.

Kehadiran Yuddy Chrisnandi di Kharkiv, merupakan kunjungan pertama Dubes RI sejak 25th hubungan Diplomatik Indonesia Ukraina. Yuddy melakukan dialog dengan Walikota Kharkiv Ihor Terekhov.

“Macam macam kami bahas, khususnya pentingnya kerjasama perdagangan, pendidikan, pariwisata & Sister City. KBRI menilai kota Bandung atau Surabaya cocok menjadi sister city dengan Kharkiv, pintu gerbang Eropa Timur,” papar mantan menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi ini.

Saat berada di balaikota Kharkiv, Yuddy menyaksikan langsung diorama tulisan nama-nama kota yang sudah melakukan sister city dengan Kharkiv. Setidaknya ada 32 Kota, dari 20 Negara. Diantaranya 2 kota di Turki, 2 kota di German, 5 kota di Rusia, 1 kota di America dll. “Semoga Indonesia yg ke 33. Insya Allah kami akan kibarkan merah putih di Kharkiv, pintu gerbang Eropa Timur,” kata Yuddy dengan bangga.

Saat ini, Kharkiv merupakan pusat administratif Oblast Kharkiv, dan juga pusat administratif Raion Kharkiv. Kota ini terletak di timur laut Ukraina. Kharkiv adalah pusat budaya, ilmu pengetahuan, pendidikan, transportasi dan industri Ukraina. Spesialisasi industri kota ini kebanyakan dalam bidang mesin. Terdapat ratusan industri di kota ini, diantaranya perusahaan raksasa terkenal dunia seperti Morozov Design Bureaudan Malyshev Tank dan produsen turbin Turboatom.

Menurut Egy Massadiah anggota dari “Indonesia House Ukraina”, sejak dilantik menjadi duta besar di Ukraina yang juga membawahi Goergia dan Armenia, gebrakan Yuddy Chrisnandi mempromosikan Indonesia sungguh membanggakan.

“Kalau dalam sepak bola kita kenal istilah _total football,_ nah sebagai dubes Yuddy melakukan _total marketing_ mempromosikan Indonesia penuh kreativitas dan ngehitss,” kata Egy yang juga penggiat seni dan mantan wartawan.

Antara lain, Yuddy sudah mewujudkan miniatur Indonesia di kota Kiev. Melakukan kerjasama kajian Indonesia di salah satu universitas di kota Kiev.

Dan yang baru saja terwujud pameran photo bertajuk “Musim Dingin dan Summer di Kiev Ukraina” Kamis 15 Februari 2018 yang dibuka Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno di Museum Diorama Monas Jakarta Pusat. Peresmian ditandai dengan pertukaran buku tentang wisata Jakarta dan buku Famous Ukraina.

Dalam pameran foto tersebut turut ditampilkan miniatur patung karya Skrytutskyy Kostyantyn kelahiran 1982 lulusan Fakultas Seni Rupa National Academy Fine Arts Ukraina sebuah Sekolah Seni terkemuka di kota Kiev. (PN)

SHARE
Comment