Home Regional Tuntut Perda Ketenagakerjaan, Buruh Demo Gubernur dan DPRD Sumsel

Tuntut Perda Ketenagakerjaan, Buruh Demo Gubernur dan DPRD Sumsel

Publik-News.com – Ribuan buruh yang tergabung dalam Fedrasi Serikat Buruh Niaga, informatika keuangan dan Perbankan (FSB NIKEUBA) wilayah Sumsel menggelar aksi demonstrasi di kantor gubernur Sumatera selatan dan kantor DPRD sumatera selatan, Kamis (22/12/2016).

Massa dari berbagai Perusahaan yang tergabung  difederasi NIKEUBA salah satu federasi yang terafiliasi dengan KSBSI tersebut  berkumpul di depan kantor gubernur. Mereka berorasi bergantian dan aksi berjalan tertib dibawah pengawalan petugas  polisi dan satpol PP.

Ketua DPC FSB NIKEUBA Palembang Sumsel Hermawan menekankan, agar peran pemerintah memberikan perlindungan secara maksimal  kepada kaum buruh mengingat masih banyaknya pelanggaran hukum ketenagakerjaan di wilayah Sumsel.

Dalam orasinya Hermawan menekankan agar Sumsel menerbitkan perda ketenagakerjaan tentang sangsi pelanggaran serta KHL di hitung bukan berdasarkan buruh lajang akan tetapi berdasarkan buruh yang audah berkeluarga dan mendesak agar  berlakukan UMSP sumsel per 1 januari 2017.

Hermawan juga menyampaikan  agar PP 78 yg menjadi momok kaum buruh di cabut, pemerintah  agar mencabut PP 78.

Berbagai spanduk dan poster dibentangkan massa yang berisi tuntutan di antaranya, hapus buruh kontrak, tolak revisi UU No.13 tahun 2003, tolak upah murah dan cabut PP 78, berlakukan UMSP per 1 Januari 2017 mendatang.

Sementara menurut korwil KSBSI sumsel Ali Hanafiah, penolakan terhadap rencana revisi UU No 13 tahun 2003, itu akan menyeyengsarakan buruh. Aksi buruh di kantor gubernur selesai pukul 11.00 wib setelah perwakilan buruh di temui pihak Gubernur.

Dikatakannya, Gubernur dan Disnaker Propinsi setuju dan mendukung  buruh dengan pemberlakuan UMSP per 1 januari 2017 itu. Adanya perda ketenagakerjaan di sumsel, merekomendasikan penolakan PP 78 2015 dan revisi UU 13 2003.

Kemudian massa long march ke kantor DPRD sumsel untuk melanjutkan aksinya. (TK)

Comment