Home Hukum Ustadz Bachtiar Nasir: Janji Kapolri Insya Allah Semua Kasus Ditutup

Ustadz Bachtiar Nasir: Janji Kapolri Insya Allah Semua Kasus Ditutup

755

Publik-News.com – Ketua Umum GNPF MUI Ustadz Bachtiar Nasir mengaku sudah bertemu dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Bersama dengan kuasa hukumnya Kapitra Ampera, Ustadz Bachtiar mengobrol banyak hal dengan Kapolri selama 2,5 jam.

Hal tersebut dikatakan Ustadz Bachtiar melalui video yang diunggah oleh akun Jempol Rakyat di jejaring sosial media facebook. Video ini berdurasi 1 menit 37 detik. Video ini diberi judul “Ustadz Bachtiar Nasir: Janji Kapolri Insya Allah Semua Kasus Ditutup”.

“Kemarin saya sama pak Kapitra berdialog dengan pak Kapolri lebih dari 2,5 jam ngobrol dari hati ke hati. Berita gembiranya semua kasus di hapus ya semuanya,” ujar Ustad Bachtiar.

Lalu bagaimana dengan kasus penistaan agama yang menjadikan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok? Ustadz Bachtiar mengatakan, kasus Ahok tak bisa ditawar lagi. Dengan demikian, Ahok yang juga cagub nomor urut 2, ini harus dipenjara.

“jadi ya, Ahok enggak bisa ditawar, itu harga mati ya. Almaidah 51 tak bisa ditawar,” ucapnya.

Lalu apa bargainingnya ustadz, dia menegaskan bahwa bargaingnya adalah membangun energi 212 untuk membangun Indonesia yang positif secara positif dan Indonesia yang damai secara kedamaian.

“Bargainingnya ya ayo eneergi 212 kita bangun untuk Indonesia yang positif secara positif. Ayo kita bangun Indonesia yag damai dengan kedamaian sebagaimana jargon kita di 212 bela islam super damai,” katanya.

Tak sampai di situ, aksi bela Islam 212, menurut dia sudah membuktikan kepada dunia. Aksi 212 yang diikuti kurang lebih 7 juta umat Islam itu menjadi catatan yang cukup positif karena massa aksi tak meninggalkan cacat secuilpun.

“Yang sudah bagus kita buktikan kepada dunia. Gara-gara itu Suadi mau inves ke indonesia. Coba seandainya 212 itu ribut, kira-kira Saudi mau datang tidak ke Indonesia? dan isya Allah raja datang untuk kalian semua. kalau kita rusuh, kita bakar-bakaran kemarin raja enggak suka dengan orang islam. karena orang Indonesia damai, orang Indonesia baik, dan dia merasa investasinya aman maka ini juga takdir Allah. Tadinya bendera “la ilaha illallah” dicurigai sekarng harus dikibar-kibarkan,”. tutupnya.

Untuk diketahui, Ustaz Bachtiar Nasir pernah diperiksa dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Yayasan Keadilan Untuk Semua.‎ Yayasan tersebut merupakan wadah untuk menampung sumbangan umat dalam aksi Bela Islam yang berlangsung sebanyak tiga kali.(HR)

Comment