Wapres Larang Massa Demo 212 Shalat Jumat di Jalan Raya

Wapres Larang Massa Demo 212 Shalat Jumat di Jalan Raya

SHARE

Publik-News.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara soal adanya rencana aksi unjuk rasa yang bakal menggelar shalat Jumat di jalan raya sepanjanh Jalan MH Thamrin – Istana Merdeka. Bagi JK, sebaikanya massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI tersebut harus membatalkan rencana shalat Jumat di jalanan tersebut.

“Shalat itu diutamakan di masjid,” ujar Wapres kepada wartawan di kantor Wakil Presiden RI. Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016)

Lebih lanjut, Wapres berujar bahwa yang diperbolehkan shalat di lapangan bukan shalat Jumat. Tapi shalat Idul Fitri dan shalat Idul Adha, dan shalat Istiqa. Karenanya, Wapres, meminta agar massa aksi terkait penistaan agama ini mencari masjid untuk menggelar Shalat Jumat berjamaah

“Jadi silahkan, kalau di masjid, banyak di Jakarta,” kata Wapres sambari menegaskan bahwa Shalat Jumat di jalanan akan mengganggu aktivitas banyak orang.

Dikabarkan, massa aksi akan menggelar shalat jumat di jalan raya. Massa aksi juga menuntut pemerintah dan aparat penegak hukum menuntaskan persoalan penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

Ahok sendiri sudah menyandang status tersangka. Dia juga sudah dicekal bepergian ke luar negeri. Kendati demikian, Ahok belum ditahan dan masih bisa melaksanakan aktivitas setiap harinya.

Ahok adalah Cagub Petahana yang diusung empat partai politik, seperti NasDem, Hanura, Golkar dan PDI-Perjuangan dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017 mendatang. (Taufik)

Comment