Wiranto: Junjung Tinggi Asas Praduga Tak Bersalah Pada Ahok

Wiranto: Junjung Tinggi Asas Praduga Tak Bersalah Pada Ahok

SHARE

Publik-News.com-Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto meminta kasus penistaan agama yang menetapkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau ahok sebagai tersangka tidak boleh diplintir dengan isu politik.

Wiranto menegaskan, kasus penistaan ini adalah murni kasus individu di mana segala resiko hukumnya harus ditanggung oleh pelaku. Sedangkan kasus ini tidak ada kaitannya dengan negara. Tidak boleh ada kesan negara harus bertanggungjawab terhadap kasus penistaan agama ini

“Jangan sampai ada suatu kesalahan ucap dari seseorang, yang kemudian ditarik atau didorong untuk dipertanggungjawabkan kepada negara atau pemerintah, dengan risiko lebih besar dari perorangan,” ujar Wiranto saat memberikan sambutan dalam acara silahturahim dengan para tokoh lintas agama di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).

Wiranto berharap semua pihak harus menunggu dari hasil proses hukum yang sedang berjalan. Masyarakat harus menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah terhadap Ahok. Karena kasus ini masih tahap penyidikan, belum diputus oleh pengadilan

“Cukup memprihatinkan bagi negara yang sedang membangun bahwa masih banyak yang berprasangka. Muncul peradilan di masyarakat yang langsung memvonis sebelum pengadilan berlangsung,” katanya

Dalam silaturahmi tersebut hadir Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud, Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Siti Hartati Murdaya, Sekretaris Bidang Ideologi dan Kesatuan Bangsa Parisada Hindu Dharma Indonesia Astono Chandra Dana, perwakilan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Romo Guido Suprapto, Perwakilan PGI Pendeta Penrad Siagian. (faruq)

 

 

 

SHARE
Comment