Yusril: PBB Tegas Menolak dan Tidak Akan Berkompromi dengan Komunisme

Yusril: PBB Tegas Menolak dan Tidak Akan Berkompromi dengan Komunisme

SHARE

Publik-News.com – Isu tentang bahaya dan gaya baru komunisme terus menjadi perbincangan banyak kalangan. Hal ini disebabkan karena adanya sebagian masyarakat yang secara terang-terangan menggunakan atau memamerkan logo palu arit, baik di kaos, spanduk, baliho, bendera dan lain sebagainya.

Selain itu, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/8/2017). Ada enam kesepakatan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah ditandatangani Sekjen Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong dengan pemerintah Indonesia itu.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang (DPP PBB), Yusril Ihza Mahendra, adalah salah satu tokoh yang membicarakan bahaya komunisme. Dia khwatir dengan isu gaya baru komunisme ini.

Yusril dan Partainya tidak akan ingin berkompromi dengan komunisme. Sebagai partai politik warisan partai Masyumi, bagi dia, PBB tidak akan memberikan ruang bagi komunisme.

“Sebagai partai yang mewarisi pemikiran Masyumi, PBB tegas menolak dan tidak akan berkompromi dengan Komunisme. Ini adalah pendirian kami!,” cuit Yusril dengan tegas melalui akun Twitternya @Yusrilihza_Mhd.

Untuk diketahui, Masyumi merupakan sebuah partai politik di Indonesia yang dibubarkan oleh Presiden Soekarno pada 1960 karena tokoh-tokohnya dicurigai terlibat dalam gerakan pemberontakan dari dalam Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).

Sementara itu, dikutip dari wikipedia, Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah sebuah partai politik di Indonesia yang telah bubar. PKI adalah partai komunis non-penguasa terbesar di dunia setelah Rusia dan Tiongkok sebelum akhirnya PKI dihancurkan pada tahun 1965 dan dinyatakan sebagai partai terlarang pada tahun berikutnya. (PN)

Comment